Merencanakan anggaran pernikahan bisa terasa overwhelming, terutama jika ini adalah pertama kalinya Anda melakukannya. Namun dengan pendekatan yang sistematis, proses ini bisa menjadi jauh lebih terstruktur dan terkendali.
Langkah pertama adalah menentukan total anggaran maksimal yang disepakati bersama keluarga. Dari angka tersebut, bagi ke dalam kategori utama: venue & katering biasanya menyerap 40–50% anggaran, diikuti dokumentasi 10–15%, dekorasi & floral 10–15%, dan sisanya untuk busana, undangan, serta transportasi. Prioritaskan vendor yang paling penting bagi Anda berdua.
Tips penting lainnya: selalu sisihkan buffer 10–15% dari total anggaran untuk biaya tak terduga. Gunakan spreadsheet atau aplikasi khusus untuk mencatat setiap pengeluaran secara real-time. Jangan ragu untuk bernegosiasi dengan vendor — banyak yang menawarkan fleksibilitas terutama untuk hari pernikahan di hari kerja atau di luar musim ramai. Dengan perencanaan matang, Anda bisa mendapatkan pernikahan impian tanpa tekanan finansial berlebih.